ResepGerak.ID
Cedera Umum

Mallet Finger: Panduan Berbasis Bukti

Pernahkah ujung jari anda terhantam bola hingga menekuk dan tiba-tiba tidak bisa diluruskan kembali? Jangan panik,kenali gejala mallet finger dan temukan panduan latihan berbasis bukti.

Ilustrasi: Mallet Finger: Panduan Berbasis Bukti

Bayangkan anda sedang bermain basket, bola menghantam ujung jari Anda tiba-tiba, dan seketika ujung jari itu menekuk ke bawah dan tidak bisa diluruskan lagi meski anda sudah berusaha keras. Ini merupakan salah satu ciri mallet finger, cedera yang sangat umum di olahraga seperti basket dan voli. Kabar baiknya, jika ditangani dengan benar sejak awal sebagian besar kasus bisa sembuh tanpa perlu operasi.

Apa itu Mallet Finger?

Mallet finger adalah cedera pada urat (tendon) yang bertugas meluruskan ujung jari. Ketika urat ini robek atau terlepas dari tulangnya, ujung jari tidak bisa lagi diluruskan sendiri dan akan terus dalam posisi menekuk ke bawah. Sendi yang terdampak adalah sendi paling ujung jari (sendi DIP).

Bagaimana Cedera Ini Bisa Terjadi?

Cedera terjadi ketika ujung jari yang sedang lurus mendapat benturan atau tekanan mendadak ke arah bawah. Contoh situasi yang umum yaitu bola basket, voli, atau softball yang menghantam langsung ujung jari atau benturan benda tumpul apapun ke ujung jari. Gaya yang datang tiba-tiba itu melampaui kekuatan urat, sehingga urat (tendon) mengalami robekan

Gejala

  • Ujung jari menekuk ke bawah dan tidak bisa diluruskan sendiri meskipun sudah mencoba
  • Nyeri dan bengkak di sendi paling ujung jari
  • Memar di bagian punggung (sisi atas) jari
  • Jika ada tulang yang patah, nyeri terasa lebih hebat dan terasa sakit saat ditekan langsung

Faktor Risiko

  • Atlet yang bermain basket, voli, softball, atau baseball
  • Remaja dan dewasa muda yang aktif berolahraga
  • Riwayat penyakit osteoporosis
  • Orang yang sering melakukan pekerjaan manual berulang dengan jari

Panduan Latihan

Penanganan utama mallet finger yang sudah terbukti secara ilmiah adalah memakai bidai (penyangga jari). Pemulihan diukur berdasarkan waktu dan kemampuan fungsional jari anda yang nyata. Setiap orang bisa berbeda-beda waktu pemulihannya, yang terpenting adalah jangan buru-buru pindah fase sebelum jari benar-benar siap. Pemulihan dibagi menjadi tiga fase.

Fase 1 - Proteksi

  • Pasang bidai khusus (dari dokter) dengan posisi sendi ujung jari harus dalam posisi lurus penuh(6-8 Minggu)
  • Tidak boleh tertekuk sama sekali, bahkan satu kali pun, ini sangat penting karena satu kali tertekuk bisa mengulang proses penyembuhan dari awal
  • Saat melepas bidai untuk dibersihkan, selalu topang ujung jari dalam posisi lurus menggunakan jari lain, jangan biarkan menggantung bebas
  • Sendi tengah jari boleh tetap bergerak seperti biasa, hanya sendi paling ujung yang harus diam
  • Kontrol ke dokter setiap 2 minggu untuk memastikan posisi bidai dan kemajuan penyembuhan
  • Latihan peregangan jari-jari lain dan pergelangan tangan dapat dilakukan
Finger Extension Stretch - 3x10 reps
Wrist Circle - 3x10 reps (Catatan: Pastikan ujung jari tetap lurus, jangan mengepalkan tangan)

Fase 2&3

Coming Soon

Referensi Pendukung

  1. Lamaris GA, Matthew MK. The Diagnosis and Management of Mallet Finger Injuries. Hand (N Y). 2017;12(3):223-228.doi: 10.1177/1558944716642763Buka sumber
  2. Dinh V, Market M, Cheung K. Approach to mallet finger injury: Practical guide for Canadian primary care physicians. Can Fam Physician. 2026;72(2):93-97.doi: 10.46747/cfp.720293Buka sumber
  3. Peng C, Huang RW, Chen SH, et al. Comparative outcomes between surgical treatment and orthosis splint for mallet finger: a systematic review and meta-analysis. J Plast Surg Hand Surg. 2023;57(1-6):54-63.doi: 10.1080/2000656X.2022.2164291Buka sumber
  4. Khera B, Chang C, Bhat W. An overview of mallet finger injuries. Acta Biomed. 2021;92(5):e2021246. Published 2021 Nov 3.doi: 10.23750/abm.v92i5.11731Buka sumber
Editorial

Artikel Terkait

Artikel lain di Cedera Umum, Pergelangan Tangan.

Lihat semua di section ini