Olahraga
Lari
Lari adalah pintu masuk olahraga paling umum di Indonesia, sekaligus penghasil cedera berulang terbanyak. Edukasi menekankan periodisasi, biomekanika, dan pencegahan cedera lutut serta plantar fascia.
3 Cidera Khas3 Beban Latihan1 Kembali Bermain
Cidera Khas
Pola cedera yang sering muncul pada cabang olahraga ini.
Beban Latihan
Periodisasi dan dosis latihan untuk amatir dan kompetitif.
Kembali Bermain
Protokol kembali ke lapangan pasca cedera.
Pustaka
Pustaka Digital Lari
Panduan PDF terkait sub-kategori ini.
RESEPGERAK.IDVol. 01 · No. 01
Periodisasi Latihan untuk Pelari Amatir
Periodisasi Latihan untuk Pelari Amatir
dr. Ratih Anggraini, SpKO · 36 hal · 3.4 MB
RESEPGERAK.IDVol. 01 · No. 02
Rencana Marathon 16 Minggu
Rencana Marathon 16 Minggu
dr. Ratih Anggraini, SpKO · 40 hal · 3.6 MB
RESEPGERAK.IDVol. 01 · No. 03
Protokol Kembali Bermain Pasca Cedera ACL
Protokol Kembali Bermain Pasca Cedera ACL
dr. Santi Mahardika, SpKO · 18 hal · 1.8 MB
RESEPGERAK.IDVol. 01 · No. 04
Protokol Rehabilitasi Bahu
Protokol Rehabilitasi Bahu
dr. Yoga Adi, SpKO · 26 hal · 2.5 MB
RESEPGERAK.IDVol. 01 · No. 05
Panduan Pemulihan Ankle Sprain
Panduan Pemulihan Ankle Sprain
dr. Reza Firmansyah, SpKO · 14 hal · 1.4 MB
FAQ
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
- Tergantung intensitas nyeri dan respons setelah lari. Jika nyeri tetap di bawah 3/10 dan hilang dalam 24 jam, berlari biasanya aman dengan penyesuaian beban. Bila nyeri menetap atau memburuk, beristirahat dan evaluasi.